Mengelola Rapat


         Hasil gambar untuk gambar suasana ruang rapat

                                                2. KOMUNIKASI KELOMPOKK



         kembali lagi dengan saya yudi disini saya akan menjelaskan tentang mengelola rapat dan langsung saja yu kita ke penjelasannya......

A. Bentuk-Bentuk Komunikasi Kelompok
          
  Menurut yang disgunakan, komunikasi kelompok dapat dilakukan dengan berbagai cara, misalnya dengan pertemuan (meeting) adalah bentuk komunikasi jamak yang terdiri atas sekelompok atau sejumlah orang yang berkumpul di tempat tertentu pada waktu yang merundingkan sesuatu hal untuk kepentingan bersama.
           Menurut Miftah thoha pertemuan dapat di bedakan menjadi tiga macam yaitu sebagai berikut.
1. pertemuan yang bertujuan membahas masalah-masalah yang bersifat ilmiah. jenis pertemuan yang termasuk kelompok ini adalah diskusi, diskusi panel, seminar, simposium, wrokshop, dan lokakarya.
2. Pertemuan yang bertujuan membahas masalah-masalah yang bersifat praktis,. jenis pertemuan yang termasuk dalam kelompok ini adalah konfersi, rapat panitia, musyawarah, kongres, dan muktamar.
3. Pertemuan yang mencari dukungan. jenis pertemuan ini, antara lain kampanye, rapat akbar, rapat umum, pengajian umum, dan pembekalan.
     
         selain jenis pertemuan tersebut, Miftah Thoha juga mengutip pendapat horld p.zelko dalam bukunya berjudul succesful conferencs and discusion technique (1957) bahwa pertemuan dibagi menjadi dua macam sebagai berikut.

1. Pertemuan khusus (a privat meeting), yaitu suatu pertemuan yang sama semua opeserta pertemuan yang hadir secara bersama- sama ikut ambil bagian secara aktif jenis pertemuan ini konfrensi, rapat panitia, dan wawancara.
2. Pertemuan umum ( a public meeting), Yaitu suatu pertemuan yang mana orang-orang tertentu ( lebih dari satu porang ) berbicara dihadapan sekelompok orang atau di hadapan audiens untuk kepentingan para audiens jenis pertemuan ini antara lain diskusi, diskusi panel, simposium, debat, dan kuliah.

B. Pengertian Rapat
           
            Rapat merupakan suatu bentuk media komunikasi kelompok yang bersifat tatap muka antara para anggota organisasi untuk merundingkan atau menyelesaikan suatu massalah yang menyangkut bersama. komunikasi langsung anatara pemimpin dan bawahan perlu dijalani denga baik.
       Suatu rapat perlu diadakan oleh pemimpin organisasi dengan alasan sebagai berikut.
1.  pemimpin membutuhkan sumbangan pendapat dari stafnya sebelum pemimpin mengambil keputusan.
2.  Materi yang dibicarakan bersifat rahasia
3.  Masalah yang merupakan subject matter tidak dapat dipecahkan melalui saluran administrasi karena massalah itu hrus segera dipecahkan.
4.  Pemimpin bermaksud memberikan kesempatan kepada bawahan untuk memeberikan saran atau pendapat secara langsung terhadapa massalah yang berhubungan dengan kepentingan bersama.
5.  Terdapat masalah yang jelas dan harus mendapat penyelesaian melalui rapat.
6.  Telah diputuskan pimpinan umtuk  menyelenggarakan rapat.

C. Jenis-jenis Rapat

          Secara umum jenis-jenis rapat dapat dibedakan menjadi enam yaitu sebagaiberikut .
1.  Berdasarkan Tuhuannya, Rapat dibedakan sebagai berikut.
     a. Rapat penjelasan ( teaching conference)
     b. Rapat pemecahan massalah ( problem solving conference)
     c. Rapat perundingan ( negatiantion confernce)
2.  Berdasarkan sifatnya rapat dibedakan sebagai berikut
     a. Rapat Formal
     b. Rapat Informal
     c. Rapat Terbuka
     d. Rapat Tertutup
3.  Berdasrkan waktunya rapat dibedakan sebagai berikut.
     a. Rapat Berkala
     b. Rapat insidental
4.  Berdasrkan jangka waktunya, rapat dapat dibedakan sebagai berikut.
     a. Rapat Mingguan
     b. Rapat Bulanan
     c. Rapat semesteran
     d. Rapat tahunan
5.  Berdasrakan saluran hubungan dalam organisasi rapat dapat dibedakan sebagai berikut.
     a. Rapat Vertikal
     b. Rapat Horizontal
6.  Berdasarkan pelaksananannya, soehadiman joewono membedakan rapat kerja menjadi dua macam yaitu sebagai berikut.
     a. Rapat kerja terpimpin(guided conference)
     b. Rapat kerja terbuka( open confernce)

D. Syarat-Syarat yang baik
 
   1. Suasananya terbuka.
   2. Tiap peserta berpatisipasi aktif.
   3. Adanya bimbingan dan pengawasan dari pemimpin rapat
   4. Menghindari perdebatan
   5. Pertanyaan dikemukakan secara singkat dan jelas.
   6. Menghindari terjadinya monopoli.
   7. Ada kesimpulan atau keputusan
   8. Adanya notula atau catatan
   9. Kedisiplinan waktu
 10. Tempat dan sarana.

mungkin sekian dari saya terimakasih..............

Komentar

Postingan populer dari blog ini

perjalanan bisnis

Kegiatan di alam bebas

Distribusi Iklan Online